Gawat, ISIS Incar Jembatan Bosphorus dan Universitas Istanbul

Gawat, ISIS Incar Jembatan Bosphorus dan Universitas Istanbul

Sumber: http://ic-mes.org/news/rangkuman-berita-utama-timteng-rabu-4-januari-2017/

Setelah melancarkan aksi teror di sebuah tempat hiburan malam di sisi Selat Boshporus, Istanbul, Turki, pada perayaan Tahun Baru Minggu lalu, kini ISIS terlihat mengincar Jembatan Bosphorus dan Universitas Istanbul.

Rencana jahat ini diungkapkan oleh kelompok teroris berhaluan Salafi/Wahabi itu melalui meme yang tersebar dengan cepat di berbagai medsos dan laman internet. Pada dua meme yang sudah beredar luas terlihat ekspresi ISIS menjadikan Turki sebagai kawasan “jihad” mereka, dan terdapat seruan supaya para pendukungnya melancarkan serangan di negara yang semula bermain mata dengan ISIS tersebut.  Baca lebih lanjut

Former Head of Britain’s Armed Forces: THE West has “lost the war” in Syria

Former Head of Britain’s Armed Forces: THE West has “lost the war” in Syria

Source: http://www.express.co.uk/news/world/744396/vladimir-putin-aleppo-bashar-al-assad-britain-russia-syria-war

THE West has “lost the war” in Syria and is being “outsmarted” by presidents Putin and Assad, a former head of Britain’s Armed Forces said.

By JOHN INGHAM

Lord Richards said the coalition forces should now focus on winning the peace and crushing Islamic State whose HQ is in

lord-richards-759124

The former chief of the defence staff said David Cameron and Westminster MPs had missed chances to stop Assad in 2012 and again in 2013 – before Russia sent in its bombers to bolster the Damascus regime.

Lord Richards spoke out as of the last rebel-held zones of Aleppo – a claim disputed by the rebels.  continue Reading

Jenderal Inggris David Richard: Barat Kalah Perang di Suriah

Jenderal Inggris David Richard: Barat Kalah Perang di Suriah

Sumber: http://ic-mes.org/news/rangkuman-berita-utama-timteng-sabtu-17-desember-2016/

Mantan kepala staf angkatan bersenjata Inggris Jenderal David Richard menyatakan Barat harus mengakui kekalahannya dalam perang Suriah.

“Sayang sekali, tampak bahwa kita kalah dalam perang, tapi ini bukan berarti kita kalah dalam perdamaian. Kita harus bersenjatakan strategi yang benar, dan saya kira inilah yang harus menjadi fokus para politisi dan pejabat Barat,” katanya kepada BBC, Jumat (16/12/2016)  Baca lebih lanjut

Wakil Suriah Di PBB Sebut Nama-Nama Intelijen Asing Yang Tertangkap Di Aleppo

Wakil Suriah Di PBB Sebut Nama-Nama Intelijen Asing Yang Tertangkap Di Aleppo

SUMBER: https://www.youtube.com/watch?v=ZWrbVknEO4A

Duta Besar Pemerintah Suriah di PBB Bashar al-Ja’afari, menyebutkan nama-nama intelijen Asing yang tertangkap di Aleppo Timur yang bekerja/membantu  para teroris, mereka tertangkap bersama para teroris ketika berusaha keluar dari Aleppo Timur. Berikut Nama-nama mereka:  Baca lebih lanjut

Eva Bartlett: Konperensi Pers di PBB Buktikan Banyak Fitnah di Suriah

Eva Bartlett dan Fitnah di Suriah

SUMBER: https://syafiqb.com/2016/12/13/konperensi-pers-pbb-buktikan-banyak-fitnah-di-aleppo/

Konperensi Pers PBB ini membuktikan banyak fitnah di Suriah. Berita tentang Aleppo pun banyak diputarbalikkan media Barat.

eva-di-konp-pers-pbb_2

Seorang wartawan independen asal Kanada Eva Bartlett, bekerja meliput di Suriah untuk waktu yang cukup panjang. Sejak 2014 Eva pernah meliput di Suriah sebanyak enam (6) kali, dan berkunjung ke Aleppo sebanyak empat (4) kali. Pada konperensi pers PBB (9 Desember 2016 silam) yang disiarkan melalui video PBB (klik link inihttp://webtv.un.org/search/permanent-mission-of-the-syrian-arab-republic-to-the-united-nations-press-conference-9-december-2016/5241732190001?term=Eva%20Bartlett#full-text  ), empat orang yang baru kembali dari misi di Suriah menerangkan berbagai temuan mereka, yang pada intinya bertolak belakang dengan yang selama ini disiarkan berbagai media Barat.

Eva sendiri, sebagai wartawan yang hadir pada konperensi pers itu, menjelaskan secara gamblang beberapa hal yang berbeda dengan yang selama in banyak disiarkan media internasional.

Saya bicara dengan rakyat Suriah dalam bahasa Arab, dan sebagaimana dikatakan Sara Flounders dan Donna Nassor (dua pembicara yang lain dalam konperensi pers itu), rakyat Suriah mendukung pemerintah mereka,” kata Eva,”dan itu bertentangan dengan yang selama ini disiarkan media seperti BBC, The Guardian, New York Times, dan lainnya.

Eva kemudian menjelaskan, bahwa banyak ‘hoax‘ alias fitnah yang disiarkan berbagai media. Kebohongan (lies), agenda tersembunyi (hidden agenda) dan misconceptions yang menyesatkan ternyata sengaja disebarluaskan ke dunia. 

Baca lebih lanjut

Video: Eva Bartlett Bongkar Kebohongan Media Barat Tentang Suriah (Teks Indonesia)

Eva Bartlett:  Bongkar Kebohongan Media Barat Tentang Suriah (Teks Indonesia)

.

.

Eva Bartlett: adalah jurnalis investigasi dan independen asal Kanada, Eva bekerja meliput di Suriah untuk waktu yang cukup panjang. Sejak 2014 dan ke Suriah berkali-kali..

Pada konperensi pers PBB (9 Desember 2016 silam) yang disiarkan melalui video PBB (klik link ini: http://webtv.un.org/search/permanent-mission-of-the-syrian-arab-republic-to-the-united-nations-press-conference-9-december-2016/5241732190001?term=Eva%20Bartlett#full-text), empat orang  (Sara flounders, Activis, Donna Nassor, Pengacara HAM dan aktivis perdamaian, Dr. Bahman Azad, anggota dari “the Coordinating Committee for the Hands Off Syria and Organization Secretary of US Peace Council” ) yang baru kembali dari misi di Suriah menerangkan berbagai temuan mereka, yang pada intinya bertolak belakang dengan yang selama ini disiarkan berbagai media Barat. Eva sendiri, sebagai wartawan yang hadir pada konperensi pers itu, menjelaskan secara gamblang beberapa hal yang berbeda dengan yang selama in banyak disiarkan media internasional.  Baca lebih lanjut

Sadis: Pemberontak Suriah Yang Kata Amerika “Moderat” Gorok Anak Kecil Palestina

Sadis, Pemberontak “Moderat” Suriah Gorok Anak Kecil Palestina

SUMBER: http://liputanislam.com/internasional/timur-tengah/sadis-pemberontak-moderat-suriah-gorok-anak-kecil-palestina/

Aleppo, LiputanIslam.com – Kelompok pemberontak Suriah Gerakan Nour al-Din al-Zinki yang merupakan salah satu komponen kelompok besar Pasukan Kebebasan Suriah (Free Syrian Army/FSA) yang dinyatakan Amerika Serikat (AS) sebagai kelompok moderat telah melakukan tindakan sadis berupa penggorokan seorang anak kecil Palestina berusia 11 tahun di bagian utara Aleppo, Suriah.

.

.

Menurut laporan AFP, Gerakan Nour al-Din al-Zinki meringkus dan menawan anak kecil asal Palestina bernama Abdullah Isa dan lalu memenggal kepala anak itu di kamp pengungsi Handarat.

Aksi kejam dan tak berprikemanusiaan itu direkam dalam video yang beredar di beberapa medsos sejak Selasa kemarin (19/7) sehingga mengundang kecaman publik.  Baca lebih lanjut

Biadab: Teroris Gunakan Anak Kecilnya Untuk Bom Bunuh Diri

Teroris Paksa Dua Putrinya Lakukan Serangan Bom Bunuh Diri

SUMBER: http://salafynews.com/video-menggemparkan-teroris-paksa-dua-putrinya-lakukan-serangan-bom-bunuh-diri.html

Setelah seorang gadis Suriah  mengejutkan dunia Internasional pada minggu lalu, dengan bom bunuh dirinya yang menargetkan personil kemanan di Damaskus. Belum selesai kasus itu, kini beredar sebuah video klip yang menggemparkan rasa kemanusiaan, di mana seorang teroris terlihat mencuci otak kedua anak gadis kecilnya untuk melakukan serangan bom bunuh diri.

Laporan ini telah dikonfirmasi oleh Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SORH), pada hari Rabu (21/12), bahwa klip video itu mengacu kepada dua anak perempuan, yang melakukan serangan bom bunuh diri di kantor Departemen kepolisian di ibukota Suriah Damaskus.  Baca lebih lanjut

Obama – Erdogan Pindahkan Daesh ke Syria Demi Gulingkan Assad

Obama – Erdogan Pindahkan Daesh ke Syria Demi Gulingkan Assad

SUMBER: https://resistensia.org/analisis/obama-erdogan-pindahkan-daesh-syria-demi-gulingkan-assad/

Dalam peringatan Badan Pertahanan Intelijen (DIA) AS tertanggal 12 Agustus 2012, pemerintahan Obama ditengarai berencana untuk memindahkan Daesh dari Mosul, Iraq ke Deir Ezzor, Syria.

obama-to-meet-erdogan-in-china

Rencana tersebut saat ini tidak lagi merupakan peringatan namun sudah dilakukan sebagai sebuah rencana untuk melemahkan dan akhirnya menggulingkan Bashar al-Assad, dan menggantikannya dengan rezim ‘Sunni’ yang dipimpin jihadis.  Baca lebih lanjut

Darimana Daesh (ISIS) Dapatkan Senjata?

Darimana Daesh (ISIS) Dapatkan Senjata?

SUMBER: https://resistensia.org/analisis/darimana-daesh-dapatkan-senjata/

Sejak jaman dahulu, setiap ketentaraan memerlukan dukungan logistik untuk bisa terus menggempur lawan. Di masa Romawi kuno, jaringan jalanan yang besar sengaja dibangun tidak hanya untuk perdagangan, namun juga supaya mempermudah langkah gerak legiun Romawi dan juga logistik yang mereka perlukan.

resistensia-daesh-06-16

Di akhir 1700-an, Jenderal Perancis Napoleon Bonaparte menulis bahwa, “setiap tentara berbaris dengan perutnya,” yang merujuk pada pentingnya jaringan logistik untuk tetap memberi makan pasukan dan menjaga kemampuan tempur mereka. Bagi pihak Perancis masa itu, ketidakmampuan mereka untuk menjaga suplai logistik bagi pasukannya yang bertempur di Rusia, digabung dengan keputusan Rusia untuk membakar tanah dan bangunannya agar tak bisa digunakan pasukan penjajah, akhirnya menjadi penentu kekalahan Perancis.

Jalur Logistik Daesh Konflik bersenjata yang kini melanda Timur Tengah, terutama di Iraq dan Syria dimana Daesh melancarkan kejahatannya, disinyalir dibangun dari jaringan logistik yang berasal dari hasil minyak curian dan uang hasil tebusan.  Baca lebih lanjut

Dari Palmyra ke Iran

Dari Palmyra ke Iran

SUMBER: https://resistensia.org/analisis/dari-palmyra-ke-iran/

oleh Helmi Aditya

Setelah bertahun-tahun, kabar baik akhirnya datang dari Aleppo. Kota terbesar di Syria tersebut di ambang pembebasan secara total, dengan bagian timur kini hampir sepenuhnya dikuasai Syrian Arab Army (SAA).

Ini merupakan pencapaian besar dalam konflik Syria, yang juga menjadi pukulan telak bagi upaya AS, NATO, Israel dan geng Saudi dalam niatnya untuk menjatuhkan Bashar Assad.

palmyra

Keruntuhan ‘benteng’ teroris di Aleppo timur terjadi begitu cepat, hingga AS – NATO gelagapan untuk merespon dengan bantuan diplomatik. Hal ini secara umum disebabkan oleh runtuhnya moral ‘pemberontak’ akibat proposal penyelamatan Kerry kepada Rusia yang cenderung plin-plan dan lamban.  Baca lebih lanjut

Mengapa Aleppo?

Mengapa Aleppo?

SUMBER: http://www.theglobal-review.com/content_detail.php?lang=id&id=19428&type=104#.WFOsN-c2vIU

Penulis : Helmi Aditya

Karena siapapun yang mengontrol Aleppo, akan menguasai ‘kunci’ dari jalur pipa minyak di Syria.

Jika kita jujur mengamati, pertempuran hebat hampir selalu terjadi di wilayah di mana jalur pipa minyak akan dibangun.

aleppo

Manbij dan al-Bab merupakan dua kota penting, yang kebetulan berada di dalam gubernuran Aleppo. Melalui kedua kota itu, pipa minyak utama akan dialirkan melalui pusat kota Aleppo, yang kemudian diteruskan ke Idlib.

Pipa itu melaju ke arah timur, ke Raqqa dan Deir ez-Zor. Minyak yang dialirkan akan berasal dari Mosul, Iraq, melewati Sinjar. Namun bukan hanya rencana pipa itu saja yang sedang dijejalkan.

Baca lebih lanjut

Vanessa Beeley: Why Everything You Hear About Aleppo Is Wrong

Vanessa Beeley: Why Everything You Hear About Aleppo Is Wrong

.

Journey To Aleppo Part I: Exposing The Truth Buried Under NATO Propaganda

Journey To Aleppo Part I: Exposing The Truth Buried Under NATO Propaganda

SOURCE: http://21stcenturywire.com/2016/10/01/journey-to-aleppo-part-i-exposing-the-truth-buried-under-nato-propaganda/

.

by Vanessa Beeley
Mint Press

The Syrian people are suffering under the ‘moderate rebels’ and ‘opposition forces’ backed by the US, NATO member states and their allies in the Gulf states and Israel. Yet their suffering is largely ignored in the mainstream media unless it furthers the agenda dictated by the State Department.

Editor’s Note: This article is the first in a two-part series of one Western journalist’s journey to Aleppo, a city ravaged by an insurgency supported by the United States, NATO member states, and their allies in the Gulf states and Israel..

In Part I, Vanessa Beeley lays out the mainstream narrative on Syria, revealing a neoconservative agenda promoted by NATO-funded NGOs. These NGOs paint the destruction of the historic city as being caused by the Syrian government under Bashar Assad, not the violent armed insurgents which receive arms, funding and training from Western governments and their allies.

01-aleppo-bus

Familiar scene of US coalition terrorist devastation in Sheikh Maqsoud, North Aleppo. (Photo: Vanessa Beeley)

ALEPPO, SYRIA

Aleppo has become synonymous with destruction and “Syrian state-generated” violence among those whose perception of the situation in the war-torn nation is contained within the prism of mainstream media narratives.  Continue Reading

Eva Bartlett Challenges the Corrupt Western Media’s Vision of Syria

Eva Bartlett Challenges the Corrupt Western Media’s Vision of Syria

.

Published on Aug 25, 2016

Eva Bartlett, independent journalist and blogger at “INGAZA,” joins Sean Stone from Beirut to discuss the time she spent in Syria and how what she has seen and heard directly challenges the western media’s narrative of the war in that country.