LAGI LEDAKAN BOM BUNUH DIRI DI MASJID IMAM HUSIN DAMMAM SAUDI

LAGI LEDAKAN BOM BUNUH DIRI DI MASJID IMAM HUSIN DAMMAM SAUDI

SUMBER: http://www.salafynews.com/2015/05/lagi-ledakan-bom-bunuh-diri-di-masjid-imam-husin-dammam-saudi/

dammam

Sumber-sumber setempat hingga kini belum merilis rincian peristiwa tersebut, dan jumlah korban akibat serangan teroris di Masjid Syiah di kota Dammam. Pemerintah Saudi juga belum mengeluarkan pernyataan terkait insiden ini.

Ini peristiwa kedua setelah sebelumnya di hari yang sama (jumat 22 mei 2015) juga terjadi pemboman di Masjid syiah, saat muslim syiah sedang melaksanakan sholat Jum’at. Baca Bom Meledak di Masjid Kota Qatif, Arab Saudi.. 

.

Berikut Ledakan Bom di Masjid Dammam SAUDI

Dalam serangan itu, 21 orang gugur syahid dan 50 lainnya luka-luka. KelompokTakfiri ISIS juga telah mengaku bertanggungjawab dalam serangan bom sebelumnya, Sebelumnya Intelijen Rusia juga mengungkap rencana Saudi mengebom Masjidil Haram dengan Roket dan menuduh yaman yg melakukannya. Baca Intelejen Rusia Ungkap Rencana Saudi Mengebom Masjidil Haram 

. ********************

.

Kementerian Dalam Negeri Saudi Berbohong Soal Bom di Masjid Syiah

SUMBER: http://arrahmahnews.com/2015/05/31/kementerian-dalam-negeri-saudi-berbohong-soal-bom-di-masjid-syiah/

Arrahmahnews.com –Kementerian Dalam Negeri Saudi mengumumkan dalam sebuah pernyataan persnya bahwa pasukan keamanan negara itu telah menggagalkan serangan teroris pada hari Jumat kemarin di sebuah masjid Syiah di Dammam. Sementara rekaman yang diambil dari ledakan menunjukkan bahwa yang mencegah dan menghadang pelaku bom bunuh diri dari memasuki masjid adalah sekelompok pemuda syiah (komite keamanan) yang berinisiatif untuk mengamankan shalat jum’at.

al ArbasyiIni Foto Pemuda yang menjadi martir (Abdul Jalil Al-Arbasyi), bukan pasukan keamanan Saudi 29/05/2015. @ ARN

Penjagaan itu, dibentuk atas permintaan dari sejumlah ulama Syiah dan orang-orang di Qatif.

“Orang-orang di provinsi Timur Arab Saudi percaya bahwa pemerintah mengabaikan langkah-langkah keamanan di daerah penduduk Syiah, bahkan tidak mengambil langkah-langkah pencegahan atas propaganda ulama Takfiri terhadap Syiah yang marak di media-media wahabi,” kata anggota komite keamanan.

“Ketidakmampuan pemerintah Saudi dalam mengendalikan teroris Takfiri terlihat  dalam serangan teroris Jumat lalu di masjid Imam Husain di Dammam. Dan yang lebih mengherankan lagi Kementerian Dalam Negeri Saudi mencoba untuk memamerkan diri sebagai pahlawan yang menyelamatkan kehidupan masyarakat atas serangan yang terjadi di masjid syiah” kata seorang warga setempat.

Ratusan orang Saudi turun ke jalan-jalan di Provinsi Timur untuk mengutuk serangan teroris di masjid Syiah di Dammam.

Para peserta meneriakkan slogan-slogan kutukan terhadap ISIL, dan menuduh rezim Saudi bersekongkol dengan kelompok Takfiri untuk mendukung serangan teroris di wilayah Syiah.

Setelah serangan teroris kedua di masjid Syiah, Amnesty International mengatakan bahwa pemerintah Saudi harus segera mengambil langkah kongkrit untuk melindungi minoritas Muslim Syiah di negara itu dari kekerasan sektarian dan mengakhiri diskriminasi sistematis.

“Anggota komunitas Muslim Syiah Arab Saudi telah mengalami serangan kejam dalam dua minggu berturut-turut. Tidak ada satupun agama yang membenarkan penyerangan jamaah di tempat ibadah (masjid)” kata Said Boumedouha, Wakil Direktur Amnesty International Timur Tengah dan Afrika Utara.

“Pemerintah Saudi harus transparan dalam penyelidikan kasus ini. Mereka harus mengambil langkah-langkah serius dan efektif untuk mengakhiri diskriminasi dan kebencian terhadap Syiah, karena ini akan memicu peningkatan ketegangan sektarian dan kekerasan terhadap Syiah”. tambah Said Boumedouha. [ARN] 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: