Arab Saudi Buka Topeng Wajahnya: Terang-terangan Bertemu dan Berkerjasama Dengan Zionis Israel

Badui Najd Membunuh Muslim, Tapi Mencium Zionis

Sumber: http://arrahmahnews.com/2015/06/08/badui-najd-membunuh-muslim-tapi-mencium-zionis/

.

Saksikan video pertemuan Gold dan Eshki:

.

kebencian Badui Najd “Saudi”  terhadap Islam dan Muslim, serta kecintaan dan kemesraan mereka terhadap Zionis tampak jelas pada tanggal 4 juni di Washington.

Rahasia hubungan erat antara Badui Najd dan Zionis, sekarang mulai terlihat di tempat terbuka seperti pertemuan yang terjadi baru-baru ini, antara perwakilan senior dari kedua rezim di Washington.

Pertemuan ini diselenggarakan oleh Dewan Hubungan Luar Negeri di Washington DC pada 4 Juni.

Anwar Isyki, pensiunan jenderal asal Saudi, dan pernah menjadi penasihat pemerintah, serta Dore Gold, bakal menjabat direktur jenderal di Kementerian Luar Negeri Israel. Keduanya bertemu untuk membicarakan keinginan kuat kedua negara (Arab Saudi-Israel) dalam menjalin kerjasama.

Disisi lain keduanya berpidato soal ancaman nuklir Iran di Ibu Kota Washington D C, Amerika Serikat. Sehabis menyampaikan pemikiran serupa mengenai ancaman negeri Mullah itu, keduanya berpose bersama dan bersalaman.

“Saudi” yang diwakili Anwar Eshki tidak hanya berbagi platform dengan Zionis Dore Gold, namun keduanya juga berbicara tentang antisipasi kesepakatan nuklir Iran dengan kelompok negara P5 + 1.

Kedua negara sama-sama mencemaskan menguatnya pengaruh Iran di Timur Tengah. Jika negeri Mullah itu berhasil menjadi negara berkekuatan nuklir, dominasi Israel sebagai satu-satunya negara adikuasa di kawasan itu bakal terancam. Apalagi rezim di Teheran tidak sekadar menolak mengakui Israel. Mereka juga bersumpah melenyapkan negara Zionis itu.

Gold dan Eshki, keduanya berbicara perdamaian antara Israel dengan Arab Saudi dan kebencian mereka terhadap Republik Islam Iran, yang mereka gambarkan sebagai ancaman utama untuk “stabilitas regional”.

Ungkapan “stabilitas regional” adalah bentuk eufemisme atas dominasi Zionis di kawasan. Mereka puas terhadap penguasa yang patuh kepada Zionis dan imperialis, tetapi tidak bisa mentolerir siapapun yang berdiri menentang Zionis.

Pertemuan itu, lebih mencerminkan kebencian mendalam Badui Najd tehadap Islam, Eshki berbicara panjang lebar tentang “bahaya Iran bagi kawasan”.

Dia tidak melihat kebrutalan “Saudi”  dalam perang Yaman, yang telah membunuh ribuan warga sipil yang tidak berdosa, bahkan ia juga tidak melihat keberutalan Zionis dalam membantai rakyat Palestina.

Prilaku Badui Najd ini, sama persis dengan suku Quraisy yang membenci Nabi Saw dan merangkul Yahudi Yastrib untuk melawan Nabi. Eshki menyatakan kecemasan terhadap muslim Iran dan mengulurkan tangannya (berdamai) kepada Zionis.

Dia juga mengatakan tentang “inisiatif perdamaian Arab-Israel” yang diusung Saudi pada tahun 2002, dan mengatakan sebagai prioritas utama. Hal ini pada dasarnya menyerahkan Arab kepada Zionis Israel dengan imbalan kelanggengan kekuasaan monarki Saudi.

Ada banyak pertemuan rahasia antara Badui Najdi dan penjajah asing Palestina, seperti pertemuan di India, Italia, Republik Ceko, Camp David, Washington dan beberapa negara lainnya.

Hubungan ini terkuak sejak 2009 lalu, dan secara intensif pertemuan rahasia kedua negara terjadi pada tahun 2013-2014. Hubungan ini didorong atas rasa kekhawatiran mereka terhadap Republik Islam Iran, yang diambang penandatanganan perjanjian dengan negara-negara barat, yang akan meningkatkan pengaruh Teheran.

Selama dua tahun terakhir, Badui Najd telah membayar lebih dari $ 16000000000 untuk kaum Zionis sebagai uang perlindungan.

Pesan dukungan dan persahabatan juga terjadi antara kedua negara (Arab Saudi – Israel) di tingkat atas. Seperti, ketika Jagal Zionis Ariel Sharon meninggal (setelah koma berapa bulan), almarhum Raja Abdullah mengirim pesan belasungkawa kepada pemerintah Zionis dan keluarga mendiang Ariel Sharon.

Presiden Israel Reuven Rivlin membalasnya ketika Raja Abdullah meninggal dalam pesan belasungkawanya, dia menulis  “Raja Abdullah sebagai raja yang moderat dan orang yang cinta damai.

Kedua rezim (Raja Abdullah dan Ariel Sharon) adalah musuh Islam. Mereka adalah penjajah asing di tanah suci.

Badui Najd secara ilegal menduduki tanah suci Arabia, sementara Zionis merebut Al-Quds, tempat suci kaum muslimin di Palestina. [ARN]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: