Soal Blok Mahakam, Pemerintah Takut Ancaman Asing

Soal Blok Mahakam, Pemerintah Takut Ancaman Asing

SUMBER: http://rimanews.com/rimanews/soal-blok-mahakam-pemerintah-takut-ancaman-asing/

.

RIMANEWS – Desakan untuk mengakhiri kontrak Kontrak pengelolaan Blok Mahakam oleh Perusahaan Total E&P Indonesie milik Perancis dan Inpex Corporation asal Jepang terus disuarakan pada Menteri ESDM. Pimpinan organisasi aktivis seluruh Indonesia Perhimpunan Simpul Aktivis Seluruh Indonesia (PERSIRA) meminta kedua blok ini kembali dikelola PT Pertamina.

“Tentunya dengan pertimbangan merebut kembali kedaulatan energi kepada bangsa sendiri, tak hanya itu, kami juga meminta kepada kedua perusahaan asing tersebut agar segera mengangkat kaki dari Indonesia sebagai sikap menghargai kemampuan bangsa orang lain!” seru Koordinator Nasional PERSIRA, Fuad Bachmid, Kamis (27/3).

Fuad mengingatkan pemerintah harus waspada pada kejahatn korporasi oleh kedua raksasa minyak ini. Apalagi UUD telah menyatakan kekayaan negara untuk kesejahteraan rakyat. Selama ini, Indonesia sudah rugi karena menjual sumber daya terlalu murah tanpa ada pengolahan. Akibatnya, kondisi ekonomi negara terus tertekan oleh pihak asing.

“Tak hanya itu, Indonesia bahkan memberikan ruang yang sebesar-besarnya kepada pihak asing untuk mengelola potensi alam tersebut dengan mengabaikan kemampuan bangsanya sendiri yang mempunyai kemampuan luar biasa untuk mengelola sumber daya alam yang ada di negara ini,” tambahnya.

Perlu dicatat, blok Mahakam masih memiliki potensi minyak 8 triliun kubik. Sedangkan masa kontrak Total E&P Indonesie milik Perancis dan Inpex Corporation asal Jepang akan berakhir tahun 2017. Ironisnya, pemerintah terkesan takut pada ancaman Vice President of Human Resources, Communications and General Services at Total E&P Indonesie, Arividya Noviyanto. Arividya menegaskan pihaknya akan menarik investasi apabila pemerintah memberikan pengolahan blok Mahakam pada Pertamina.

“Itu menandakan bahwa Pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM tidak mempunyai nyali yang besar untuk mengusir para Predator asing yang mau merenggut kekayaan alam bangsa, Padahal masih ada perusahaan dalam negeri dalam hal ini PT.Pertamina yang mempunyai kapasitas dalam mengelola sumber Migas tersebut,” tegas Fuad kesal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: