Eramuslim Menyensor Berita Kontradiksi dari Al- Arabiya

Eramuslim Menyensor Berita Kontradiksi dari Al- Arabiya

SUMBER: http://liputanislam.com/tabayun/eramuslim-menyensor-berita-kontradiksi-dari-al-arabiya/

lipuanislam.com – Pada tanggal 31 Januari 2014, Eramuslim menurunkan berita yang sesungguhnya adalah pengulangan isu semata, namun senantiasa dihangatkan lagi yaitu tentang Iran yang tidak bermusuhan dengan Amerika dan Israel, dan konon musuh Iran yang sesungguhnya adalah Arab Saudi.  Dalam kesempatan ini,  Eramuslim membawa pernyataan dari seseorang yang katanya Diplomat AS. Pernyataan dari elite / staf dalam pemerintahan memang memberikan point plus untuk menilai kevalidan suatu berita.

Namun, bagaimanakah berita sesungguhnya ?

Dengan mencari berita asli dalam berbahasa Inggris, saya menemukan berita yang dimuat ulang di Eramuslim sesungguhnya berasal dari Al-Arabiya. Ada banyak sensor di sana- sini oleh Eramuslim, dan sayang sekali sensor seperti ini akan menimbulkan salah paham bagi masyarakat yang tidak membaca versi aslinya. Untuk itu, saya akan paparkan sedikit dimana letak ‘kekhilafan’ Eramuslim.

Eramuslim menulis:

Diplomat AS Freud Huff mengungkapkan bahwa para pejabat Iran sepakat di sela pertemuan mereka, bahwa Arab Saudi adalah musuh utama Iran, dan bukan entitas zionist

Sedangkan Al-Arabiya menulis:

Former U.S. ambassador Frederic Hof has revealed that Iranian officials, in private meetings, told him that Iran is not in conflict with the United States or Israel but rather believe Saudi Arabia to be the main threat considering its perceived tampering in Syria, Kuwait’s daily al-Rai reported.

Artinya: Mantan diplomat  AS  Frederic Hof menyatakan bahwa dalam pertemuan pribadi dengan pejabat Iran, pihak Iran menyatakan bahwa negaranya tidak memiliki pertentangan dengan Amerika Serikat ataupun Israel dan sesungguhnya Iran meyakini bahwa Arab Saudi adalah ancaman utama jika dikaji dari konflik Suriah, sebagaimana yang dilaporkan oleh Harian Kuwait Al- Rai.

Analisa: Eramuslim menyensor dari “mantan diplomat’ menjadi ‘diplomat’. Antara mantan dan bukan mantan tentunya memiliki perbedaan yang sangat krusial. Mantan istri berbeda dengan istri, mantan karyawan berbeda dengan karyawan. Dan akan menimbulkan pertanyaan, mengapa kata ‘mantan’ harus disensor ?

Kedua, pertemuan diam – diam mantan diplomat dengan pejabat Iran ini, dilaporkan oleh harian Kuwait. Alurnya, Al -Rai menurunkan berita, dikutip oleh Al -Arabiya, dan Al -Arabiya dikutip oleh Eramuslim. Tidak jelas siapakah pejabat Iran yang bertemu dengan mantan diplomat AS untuk menunjukkan permusuhan Iran dengan Arab Saudi. Bagi yang mengerti bagaimana sistem pemerintahan Iran, maka terang saja hal ini akan tertolak, karena yang memegang kuasa tertinggi adalah Rahbar, yang selama ini dalam statemen yang beliau kemukakan, musuh Iran adalah Amerika dan Israel. Setiap shalat Jum’at, selalu diringi dengan yel -yel “Marg Bar Isroil, Marg Bar Amrika “  yang artinya “Matilah Israel, Matilah Amerika”. Yang terbaru, dalam konferensi Persatuan di Teheran, Rahbar mengajak semua umat Islam bangkit untuk melawan takfiri, bukan Arab Saudi.

Frederic Hof berkicau banyak, namun tidak diulas secara lengkap oleh Eramuslim. Termasuk pernyataan kontradiksi dari Hof sendiri yang di awal berbicara bahwa Iran dan Israel tidak bermusuhan, namun di bagian belakang artikel Hof menjelaskan bahwa Iran mendukung Hizbullah dalam rangka mempertahankan diri dari ancaman Israel yang mungkin akan menyerang fasilitas nuklirnya.

Al – Arabiya menulis:

Hof quoted Iranian officials as saying that “Hezbollah is Iran’s main line of defense in case Israel [decides] to launch an attack against its nuclear facilities.”

He added that “Iranian officials believe that any Israeli leader who might think about launching any attack on Iran should first think about the impact of rockets on Israeli cities….”

Artinya:

Hof menyatakan bahwa Hizbullah adalah garis pertahanan Iran dalam menghadapi Israel yang mungkin akan menyerang fasilitas nuklirnya. Dia juga menambahkan bahwa para pemimpin Israel yang  berencana untuk menyerang Iran maka pertama kali yang harus dipikirkannya adalah dampak  roket- roket  yang mampir di kota Israel…”

Dari penjabaran singkat diatas, mudah- mudahan para pembaca bisa menilai dengan jernih dan hati yang lapang, bahwa usaha – usaha menutupi realita dengan pengaburan teks memang ada dan kasus ini bukan yang pertama kali terjadi.  Mungkin selanjutnya, masyarakat Indonesia harus mulai membiasakan diri membaca berita bukan hanya dalam bahasa Indonesia, namun juga mencari pembanding dari bahasa asing lainnya. Dengan begitu, kita tidak termasuk kelompok orang yang menjadi korban atas ketidak -jujuran sebuah media dalam menyampaikan berita. (liputanislam.com/eramuslim/alarabiya/AF)

_______________

Dibawah saya sertakan Tulisan EraMuslim:

Iran : “Musuh Utama Kami Arab Saudi, Bukan Zionis”

Diplomat AS “Freud Huff” mengungkapkan bahwa para pejabat Iran sepakat di sela pertemuan dengan mereka, bahwa Arab Saudi adalah musuh utama Iran dan bukan entitas Zionis.

Huff mengatakan, “para pejabat Iran sepakat bahwa musuh yang sebenarnya adalah Saudi Arabia, didalam dan diluar Suriah.”

Ia menunjukkan bahwa salah satu pejabat Iran menganggap Arab Saudi semakin hari semakin mengkhawatirkan bagi Iran, dan ia khawatir terhadap konsekuensi dari perang dan perselisihan sektarian di Suriah, dan Amerika – Iran memiliki kepentingan yang sama di Suriah.

Menurut Huff, seorang pejabat Iran mengatakan, “Iran mempersenjatai milisi Syiah dan Suriah tidak dalam rangka mendukung rezim Assad, tetapi untuk menjaga jalannya Hizbullah ketika  system ini runtuh.”

Sebagaimana pejabat iran yang lain mengatakan,”menurut Iran Assad adalah bagian penting dari strategi Iran, dan itu tidak bisa ditawar.”(hr/im)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: