Gaddafi Kian Gila dan Beringas, Tentara Libya Serang RS di Tripoli

Beringas, Tentara Libya Serang RS di Tripoli

SUMBER: Republika

Syetan Gaddafi begini spanduk yang dibawa demonstran anti gaddafi

REPUBLIKA.CO.ID, Seroang warga yang berada di tengah-tengah aksi kekerasan di ibukota Libya, Tripoli, kepada CBS Radio News, Kamis (25/2), mengatakan tentara Libya pendukung Muammar Gaddafi memuntahkan tembakan ke rumah sakit. Akibatnya, para pengunjuk rasa yang luka-luka yang sedang dirawat di rumah sakit diperkirakan meninggal. Tentara juga  mengambil mayat untuk dibawa ke tempat yang tidak diketahui.

“Mereka pergi dengan senjata dari rumah sakit,” ujar warga setempat yang identitasnya disembunyikan demi keamanan. “Mereka mengambil mayat. Di beberapa rumah sakit, mereka menembaki para demonstran yang terluka. Itu benar. Saya tahu ini merupakan sesuatu yang aneh untuk negara, tetapi itu terjadi hari ini di Tripoli,” tambahnya.

“Mereka membawa mayat-mayat tersebut dan menaruhnya ke dalam mobil pick up, dan mereka membawa ke suatu tempat yang tidak kita ketahui dengan pasti, karena mereka tidak ingin mayat-mayat tersebut berada di rumah sakit,” tandasnya.

Sebelumnya, seorang saksi mata di kota di sebelah barat kota Tripoli menyatakan, satu unit pasukan telah menghancurkan sebuah masjid yang diduga menjadi sarang para demonstran. “Menara masjid diruntuhkan,” ujarnya.

Saksi mengatakan kepada Associated Press melalui telepon bahwa beberapa demonstran, yang telah berkemah di dalam dan luar masjid, telah dibunuh. “Yang masih hidup, mengalami luka parah,” ujarnya.

Saksi lain dari Zawiya menyatakan militer menggunakan roket anti-rudal dan senjata otomatis untuk menyerang pengunjuk rasa. Saksi berbicara dengan syarat anonim karena takut pembalasan dan laporan tidak dapat secara independen dikonfirmasi.

Saksi mengatakan serangan itu terjadi sehari setelah seorang pembantu Gaddafi datang ke kota itu dan memperingatkan pengunjuk rasa untuk meninggalkan kerumunan atau menghadapi pembantaian. Ini bukan kali pertama tentara Libya menggunakan peralatan tempur untuk menghalau demonstran. Sebelumnya, pesawat perang Libya membom ibukota Tripoli Senin.

****************************

BERITA TERKAIT

Pemerintah Libya Lakukan Genosida Terhadap Rakyat

SUMBER: Republika

REPUBLIKA.CO.ID,TRIPOLI-Kata genosida kini disematkan pada aksi berdarah yang dilancarkan pemerintah Libya untuk menanggulangi demonstrasi antipemerintah. Betapa tidak, seperti dilaporkan AlJazeera, para warga mengatakan tembakan dengan peluru tajam diarahkan kepada para demonstran di Tripoli dan berbagai kota lain. Bahkan, seperti diungkapkan mantan dubes Libya untuk India, pesawat-pesawat dan helikopter pun digunakan untuk menggempur para demonstran.

 

Sejumlah laporan menyebut, memasuki pekan kedua demonstrasi, hampir 300 orang telah tewas karena kekerasan oleh aparat di seluruh negeri.

Saksi mata di Tripoli kepada Al Jazeera, Selasa, mengatakan jet-jet tempur mengebom sebagian kota tersebut dalam sebuah serangan terbaru. Mereka mengatakan serdadu bayaran menembaki warga sipil di Tripoli.

Warga di pemukiman Tajura, Tripoli Timur, mengatakan mayat-mayat tergeletak di jalanan dari aksi kekerasan Senin. Setidaknya 61 tewas dalam kekerasan Senin di Tripoli.

Para demonstran lainnya mengatakan mereka ditembaki jet tempur dan aparat keamanan dengan peluru tajam saat melakukan pawai di Tripoli, Senin sore.

“Yang kami saksikan hari ini sangat tak terbayangkan. Pesawat-pesawat tempur dan helicopter mengebom area demi area tanpa pandang bulu. Banyak, banyak yang tewas,” kata Adel Mohamed Saleh, seorang demonstran. “Setiap orang yang bergerak, bahkan di dalam mobil, ditembak.”

Ali al-Essawi, dubes Libya di India yang mengundurkan diri sebagai protes, menyebut tindakan pemerintah sebagai pembantaian. Ia mengatakan peluru tajam digunakan dan pemerintah menyewa tentara bayaran. Ia menyeru PBB untuk menutup wilayah udara Libya demi keselamatan warga sipil.

Kalimat ‘genosida terhadap rakyat Libya’ juga digunakan oleh Wakil Dubes Libya untuk PBB, Ibrahim Dabbashi.

Sepanjang demonstrasi Senin, tembakan senjata terdengar di seantero ibukota. Saksi mata mengatakan pembantain terjadi di distrik Tajura dimana sekelompok penembak melepaskan tembakan membabi buta.

Di distrik Fashlum, saksi mata mengatakan helicopter mendarat untuk menurunkan tentara bayaran yang langsung menembaki orang-orang di jalanan.

Mohammed Abdul-Malek, aktivis yang tinggal di London, mengatakan penembak jitu ditempatkan di atap-atap untuk menghentikan orang-orang bergabung dalam aksi demonstrasi.

Sejumlah saksi mata lainnya mengatakan kepada AP bahwa para penembak melepaskan tembakan dari mobil yang tengah berjalan. Mereka menyasar orang-orang dan bangunan.

Televisi pemerintah, Selasa, membantah pemerintah menembaki para demonstran, dengan mengatakan kabar ini merupakan rumor dan kebohongan.

Mengutip putra Muammar Gaddafi, Saif al-Islam Gaddafi, televisi ini mengatakan jet-jet militer membombardir sarang teroris berupa depot senjata yang berlokasi jauh dari pemukiman di Tripoli dan Benghazi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: