Protes Anti-Pemerintah di Yaman Renggut Enam Nyawa

Protes Anti-Pemerintah di Yaman Renggut Enam Nyawa

SUMBER: Irib

Sedikitnya enam orang tewas dalam bentrokan antara para demonstran pro-demokrasi dan aparat keamanan yang loyal terhadap Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh.

Sabtu (19/2) empat nyawa melayang dalam aksi protes di kota pelabuhan Aden, di selatan Yaman, Di kota Taiz, seorang siswa tewas dalam bentrokan dengan aparat. Demikian dilaporkan koresponden Press TV.

Pada hari yang sama, seorang pelajar juga tewas di dekat kampus Universitas Sanaa. Remaja 16 tahun itu mati karena terkena tembakan di saat para pendukung pemerintah menggunakan senjata, pentungan, dan batu, mencoba masuk ke kampus. Pasukan keamanan Yaman hanya mengamati dan tidak turun tangan.

Jum’at juga terjadi sejumlah bentrokan di Yaman. Menurut keterangan para saksi mata, sedikitnya tiga demonstran tewas dan puluhan lainnya cedera dalam bentrokan di wilayah Maqsar Khor, di kota Aden.

Di Taiz, sebuah granat dilemparkan ke kerumunan demonstran. Aksi sadis itu menewaskan dua orang dan mencederai 25 lainnya. (IRIB/MZ/SL)

______________________________

Protes Kini Merebak ke Seluruh Kota Yaman

SUMBER: Irib

Gelombang protes di Yaman yang sebelumnya terjadi di wilayah selatan, kini telah merambat ke seluruh kota di negara ini.

Televisi Aljazeera melaporkan, berbagai sumber menyebutkan bahwa bentrokan sengit aparat keamanan dan para loyalis Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, dengan para demonstran di kota pelabuhan Aden dan di beberapa kota lainnya, memicu gelombang kemarahan rakyat di kota-kota lain.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa masyarakat di seluruh kota Yaman turun ke jalan-jalan memprotes rezim berkuasa pimpinan Abdullah Saleh.

Kemarin (19/2) ratusan pelajar dan mahasiswa di Sanaa yang menuntut pengunduran diri Presiden Ali Abdullah Saleh, diserang secara brutal oleh aparat keamanan dan para loyalis presiden.

Para saksi mata menyebutkan bahwa sekelompok orang bersenjata mulai menyerang pada pendemo dan akhirnya bentrokan pun tidak terelakkan.

Di lain pihak, sumber-sumber dari Yaman menyebutkan bahwa aparat keamanan telah memblokade seluruh pintu masuk menuju kota pelabuhan Aden. Blokade itu menyusul imbauan berbagai kelompok di wilayah selatan kepada warga untuk berpartisipasi dalam demo di Aden. Aparat berusaha mencegah konsentrasi masyarakat dari propinsi sekitar menuju kota Aden.

Sekjen Partai Putra-Putri Yaman, Mohsen Abubakr, menuntut pengunduran diri rezim berkuasa demi mencegah pertumpahan darah yang lebih besar. Menurutnya, rezim Ali Abdullah Saleh tidak memiliki legitimasi lagi khususnya pasca pembunuhan para demonstran.

Kelompok yang merupakan salah satu partai tertua di Yaman itu juga menyatakan mendukung gerakan kebangkitan rakyat dalam upaya menggulingkan rezim Ali Abdullah Saleh. (IRIB/MZ)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: