Militer Arab Saudi dan Qatar Dikerahkan di Manama – Bahrain

Militer Arab Saudi dan Qatar Dikerahkan di Manama

SUMBER: Irib

Pemerintah Bahrain bersikap brutal dalam menyikapi aksi unjuk rasa damai yang digerakkan para pendemo pro-demokrasi. Akibat serangan brutal pasukan keamanan Bahrain, sejumlah warga tewas dan ratusan lainnya terluka. Spontan, tindakan brutal pasukan keamanan Bahrain menuai reaksi keras opini umum. Bahrain yang selama ini tidak pernah dihadapkan ancaman aksi unjuk rasa, tiba-tiba dikejutkan gelombak protes masyarakat menyusul Revolusi Rakyat di Tunisia dan Mesir yang mampu menggulingkan rezim kedua negara ini.

Revolusi Rakyat di Tunisia dan Mesir benar-benar mengilhami gerakan massa di negara-negara Timur Tengah. Gejolak itu kini dapat disaksikan di Bahrain, Libya dan Yaman. Slogan-slogan yang disuarakan di negara-negara itu juga senada dengan Revolusi Tunisia dan Mesir. Pada umumnya, negara-negara yang terancam gerakan massal adalah rezim yang kurang mengaspirasi suara rakyat, bahkan para pemimpinnya selama beberapa dekade berkuasa. Ruang demokrasi dan suara rakyat adalah barang haram di negara-negara seperti Bahrain, Libya dan Yaman.

Menyusul Revolusi Rakyat di Tunisia dan Mesir, rakyat yang selama ini ditekan rezim-rezim despotik merasa menemukan kepercayaan diri untuk menyuarakan suara, meski harus dibayar dengan cucuran darah, bahkan nyawa. Domino runtuhnya rezim setelah Tunisia dan Mesir sepertinya mengarah ke Bahrain. Sejak hari Selasa lalu, masyarakat Bahrain meniru Revolusi Rakyat Mesir, berkumpul di Bundaran Pearl.

Di Bundaran Pearl yang terletak di tengah ibukota Manama, masyarakat Bahrain menuntut perubahan undang-undang dasar, pembatasan wewenang raja dan pengunduran diri Perdana Menteri Khalifa ben Salman El-Khalifa yang sudah berkuasa sejak tahun 1971. Di negara ini, minoritas menjadi penguasa, sementara mayoritas malah tersingkirkan, bahkan tertindas. Mayoritas di negara bermadzhab Syiah. Menurut data yang ada, 70 persen warga menganut madzhab Ahlul Bait yang juga dikenal dengan istilah Syiah.

Terkait pemerintah Bahrain yang bersikap brutal terhadap para pendemo pro-demokrasi, Gerakan Khalas mengatakan, “Serangan anti kemanusiaan oleh pasukan keamanan Bahrain bukan membungkam tuntutan para pendemo, tapi mereka malah menuntut penggulingan sistem.” Sekjen Gerakan Khalas, Abd El- Raouf El Shaib, mengatakan, “Menurut ketetapan internasional, apa yang terjadi di Bahrain adalah kriminalitas seutuhnya yang dilakukan oleh rezim negara ini.”

Pernyataan tegas juga disampaikan Gerakan Amal Islami Bahrain. Ditegaskannya, gerakan ini terus akan menggelar demo hingga semua tuntutan rakyat dipenuhi rezim ini. Menurut Younes Al-Mousawi yang juga anggota Gerakan Amal Islam Bahrain, tuntutan masyarakat adalah harga mati yang tak dapat ditawar.

Sementara itu, pasukan Arab Saudi dan Qatar dilibatkan membantu rezim Bahrain untuk menumpas para pendemo pro-demokrasi yang berkumpul di Bundaran Pearl. Laporan dari lapangan menyebutkan bahwa mobil-mobil militer Qatar juga berkeliaran di Manama. Disebutkan, lebih dari seratus mobil militer Qatar dikerahkan dan berkoordinasi dengan pasukan keamanan Bahrain dan Arab Saudi. Menurut laporan tersebut, ratusan mobil militer Qatar dari kota Baqiq, Arab Saudi bergerak menuju Manama. Pasukan Garda Arab Saudi yang dilengkapi dengan mobil militer juga bersiaga penuh di jembatan penghubung Bahrain dan Arab Saudi.

Menyusul campur tangan Arab Saudi, Saeid Shahbani yang juga politisi Bahrain meminta Arab Saudi supaya menghargai hak-hak bangsa Bahrain. Dikatakannya pula, rakyat Bahrain ingin mengakhiri rezim diktator di negara ini. (IRIB/AR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: