Begini Kronologi Aksi Kerusuhan Temanggung

Begini Kronologi Aksi Kerusuhan Temanggung

SUMBER: Republika

Sejumlah kendaraan di tempat parkir gereja Pantekosta Temanggung dibakar massa dalam kerusuhan menyusul sidang vonis kasus penistaan agama, Selasa (8/2).

REPUBLIKA.CO.ID, TEMANGGUNG – Kerumunan massa sudah terlihat sebelum sidang penistaan agama dengan terdakwa Anthonius Richmord Bawengan (ARB) di Kantor Pengadilan Negeri  Temanggung. Ratusan massa sejak pukul 08.00 sudah terkonsentrasi di muka pengadilan. Hari Selasa (8/2) merupakan sidang keempat yang sedianya pembacaan tuntutan terhadap pria asal Manado tersebut.

Massa dari berbagai elemen itu meminta diizinkan masuk ke ruang pengadilan. Tapi aparat mencegah karena dikuatirkan terjadi keributan sebagaimana sidang sebelumnya. Massa yang kesal lantas melempari aparat dengan batu. Bentrokan pun tak terhindarkan.

Polisi sempat meletupkan tiga kali tembakan peringatan. Situasi makin kacau namun aparat kemudian berhasil melokalisir massa di depan kantor pengadilan.

Jauh dari pengamatan polisi, rupanya ada ratusan massa yang terkonsentrasi di jalan utama Temanggung tak jauh dari kantor pengadilan.  Mereka berteriak-teriak dan kemudian melakukan aksi anarkis berupa pembakaran gereja.

Pada pukul 10.30, massa yang berada di jalan utama yang datang dari arah barat itu kemudian membakar Gereja Pantekosta, setelah itu bergerak ke timur kira-kira 100 meter dari Polres massa kemudian membakar gereja di komplek sekolah Kanisius.

Tak puas dengan itu massa yang geram kemudian bergerak ke Demangan (utara) dan membakar Gereja Griya Sekinah. Beberapa menit lalu, sekumpulan massa membakar mobil polisi dan menggulingkannya di jalan raya. Sampai saat ini massa masih berada di jalan-jalan dalam jumlah yang semakin banyak.

4 Tanggapan

  1. manusia yang tak berilmu, mudah di provokasi . disaat keadaan aman tenang damai mereka orang -orang awam tak pernah berfikir untuk membuat keonaran , kekacauan dan perusakan . tapi ….. disaat itulah setan – setan mulai mempengarui , menciptakan skenario huru – hara dan mengajak segelintir manusia bodhoh untuk menjalankan tujuannya . Sementara dia bersiap dengan rencana berikut berupa perdamaian SEMU dan MAKAR yang lebih keji . itulah setan

  2. hanya orang tak berketuhanan lah yang berani menghina kepercayaan orang lain…

    Jika anda mampu menghargai mengapa kami tidak.. sadar doong kalian itu kaum minoritas,, tolong hargai kami kaum Muslim….
    orang gila sekali pun akan marah jika keyakinannya di hina

  3. Ingat bro ahie, di indonesia itu gaada kaum agama minoritas dan mayoritas, dari awal bentuk negara INDONESIA adalah NEGARA HUKUM yang berdasarkan hukum, BUKAN NEGARA AGAMA yang berdasarkan agama.

    Bukan kaum minoritas harus menghargai kaum mayoritas, yang ada memang kita harus lah saling menghargai baik mayoritas maupun minoritas. Apa dengan muslim sebagai “mayoritas” lalu tidak perlu menghargai agama-agama lain?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: