Astaghfirullah: Mufti Besar Saudi Arabia Menuduh Demo Damai Anti Diktator Mesir Adalah Perbuatan Makar Musuh-Musuh Islam

Abdul Aziz Alu Syekh

Setelah beberapa hari yang lalu kita dikejutkan dengan dukungan terang-terang Raja Saudi Arabia Abdullah bin Abdul Aziz yang mendukung Rezim Diktator Husni Mubarak yang korup antek zionis dan Amerika, sekarang kita dikejutkan dengan fatwa  Mufti Besar  Saudi Arabia Abdul Aziz Alu Syekh seperti yang dikutip media Saudi Arabia milik salah satu pangeran keluarga kerajaan Al Sharq al Awsat dalam khutbah jum’at kemarin di Jami’ Al Imam Turki bin Abdullah,  Syekh Wahabi-Salafy ini menyatakan bahwa demo anti Rezim Fir’aun Husni Mubarak di Mesir dan Fir’aun Ben Ali di Tunisia dan tempat lain sebagai sebuah perbuatan makar jahat (plot) oleh musuh-musuh Islam untuk menyebarkan ketidakstabilan Protes di Mesir,  untuk memecah negara-negara Arab Muslim

Dibawah ini saya copy-paste laporan Al Sharq al Awsat (dalam bahasa arab) dan laporan Reuter (dalam bahasa Inggris) yang mengutip Al Sharq al Awsat

____________________

SUMBER: Kantor Berita Reuter

Saudi top cleric blasts Arab, Egypt protests-paper

RIYADH Feb 5 (Reuters) – Saudi Arabia’s top Islamic scholar condemned anti-government protests in Egypt, Tunisia and elsewhere as a plot by enemies of Islam to spread instability, Saudi newspapers said on Saturday. Hundreds of thousands of Egyptians marched peacefully in Cairo on Friday to demand an end to President Hosni Mubarak’s 30-year rule, but no end to the confrontation was in sight as the unrest entered its 12th day.

Top oil exporter Saudi Arabia has said it is worried that the unrest might lead to instability in Egypt, its main Arab ally. King Abdullah called Mubarak to express his support, Saudi state media said on Jan. 29.

The protests in Egypt, Tunisia and other countries are plots by enemies of Islam to break up Arab Muslim nations, Grand Mufti Sheikh Abdul-Aziz Al al-Sheikh, who is close to Saudi government thinking, was quoted as saying.

“This chaos comes from enemies of Islam and those who follow them,” the daily Asharq al-Awsat quoted him as saying, adding that demonstrations led to bloodshed and stealing.

Both Saudi Arabia, an Islamic kingdom ruled by the Al Saud family in alliance with clerics following an austere version of Sunni Islam, and Egypt are key Arab allies of the United States. (Reporting by Ulf Laessing, editing by Tim Pearce)

_________________

SUMBER: Al Sharq al Awsat

مفتي السعودية يحذر من مخطط لتقسيم المنطقة إلى «دول متخلفة»

انتقد المظاهر الاحتجاجية في تونس ومصر

الرياض: تركي الصهيل
حذر الشيخ عبد العزيز آل الشيخ، مفتي عام السعودية، مما وصفه بـ«مخطط» يسعى من خلاله إلى تقسيم المنطقة إلى «دول متخلفة»، على حد تعبيره، وذلك على خلفية الأحداث التي شهدتها كل من تونس ومصر.

وفي خطبة الجمعة التي ألقاها أمس في جامع الإمام تركي بن عبد الله (وسط العاصمة السعودية)، انتقد المفتي العام للبلاد، المظاهر الاحتجاجية التي شهدتها المدن التونسية والمصرية. وهاجم كذلك ما وصفه بـ«الإعلام الجائر»، الذي يصور الأحداث على غير حقيقتها.

وبرر المفتي انتقاده للمسيرات الاحتجاجية والمظاهرات، لكونها تفضي إلى سفك الدماء ونشوء حالات سلب ونهب، كما حدث في مصر.

وقال: «إن من أسباب الفتن والغواية والضلالة إثارة الفتن بين الشعوب والحكام في هذه المظاهرات والمسيرات التي هي من الأمور التي جيء بها لضرب الأمة في صميمها وتشتيت شملها وتقسيمها. إن لها نتائج سيئة وعواقب وخيمة، منها سفك الدماء وانتهاك الأعراض وسلب الأموال».

ونبه مفتي عام السعودية ورئيس هيئة كبار العلماء فيها، إلى ما وصفها بـ«الفوضويات» التي يتم إحداثها داخل الدول من أجل الإضرار بأمنها وضرب اقتصادياتها.

وقال: «إن هذه الفوضويات إنما جاءت من أعداء الإسلام والذين يخضعون لهم». ودعا إلى الحذر من «مكائد الأعداء»، منبها إلى أن الغاية من المظاهرات إضعاف الشعوب والسيطرة عليها وإشغالها في الترهات».

وأكد المفتي الشيخ عبد العزيز آل الشيخ، على ضرورة استشراف الأهداف بعيدة المدى من المخططات التي تتم في بلدان المنطقة. وقال إن هناك «غاية بعيدة المدى لضرب الأمة في صميمها وضرب اقتصادها وتخطيط بعيد المدى لتحويلها إلى (دول متخلفة)»، مؤكدا على أهمية الوقوف من الأمور «موقف الاعتدال».

ونبه مفتي عام السعودية، من احتمالية أن تمتد رقعة الأحداث لتشهدها دول أخرى. وقال «إن مصاب الأمة جلل عندما نسمع أن هذه الأحداث تتنقل من مكان إلى مكان، نار أوقدت، اليوم هنا وغدا هناك».

وحذر في سياق خطبة الجمعة، من مغبة الانسياق وراء ما وصفه بـ«الإعلام الجائر»، والذي قال إن من صفاته أن يكون آلة للتخريب، ووسيلة لتسويق الشعارات البراقة، ونقل الأحداث على غير حقيقتها.

22 Tanggapan

  1. Alhamdulillah kejadian di Mesir ini telah membuka wajah-wajah asli aktor-aktor dolim di Timur tengah dan sipa dibelakang mereka..

    Amerika terang-terangan berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan rezim tiran dan korup bonekanya dan boneka zionis…

    Israel terang-terangan mengeluarkan pernyataan agar Rezim Fir’au di mesir harus di selamatkan atau dunia akan menyaksikan Islam tampil di politik Mesir…

    Raja Saudi yang agen CIA dan Mosad… kali ini terang-terang mendukung Fir’aun Mubarak… sementara Diktator-diktator arab pada diam tidak berani berkomentar

    Tidak cukup dengan pernyataan Sang Raja yang memakai gelar Pelayan dua kota suci (tepatnya pelayan amerika dan zionis di timur tengah) sekarang MUFTI BESAR NYA (KETUA HAI’AH KIBAR ULAMA) sebagai corong sang raja dolim ikut-ikutan MENGELUARKAN FATWA IDIOT DIATAS MENUDUH RAKYAT MESIR SEBAGAI MUSUH-MUSUH ISLAM …!

    Ini ulama Islam apa ulama zionis?

    berapa kali kita dikejutkan oleh fatwa-fatwa idiot oleh ulama wahabi/salafy ini…

    Mulai Albani yang konon katanya ulama paling top.. menyatakan bahwa bangsa palestina harus keluar dari negerinya …

    ketika perang lebanon antara hizbullah dan israel ulama Saudi mendukung zionis dan mengharamkan demo anti israel,,,

    sekarang mufti besarnya sendiri harus mengeluarkan fatwa pesanan raja guna menyelamatkan rezim fir’aun di mesir antek zionis dan amerika, supaya revolusi Mesir tidak merembet ke negara-negara arab lainnya khususnya Saudi Arabia

    seandainya ulama-ulama idiot ini diam maka umat islam akan lebih baik.

    • Bertahannya Rezim Mubarak dan Penindasan Zionis Israel terhadap Bangsa Palestina tidak terlepas dari Taqdir Allah. Oleh karena itu hendaknya Ummat Islam Berpegang Teguh kepada Al-Qur’an dan Sunnah. Grand Mufti Sheikh Abdul-Aziz Al al-Sheikh berfatwa tidak berdasarkan Hawa Nafsu, tetapi berdasarkan kepada Al-Qur’an dan Sunnah.

      Hendaknya antum belajar tentang Hukum Demonstrasi. Demonstrasi itu Hukumnya HARAM. Allah tidak mengajarkan kepada Nabi Musa untuk Demonstrasi kepada Fir’aun Laknatullah. Tetapi berbicara dengan kalimat yang lemah lembut. Silahkan dibuka Al-Qur’an dan Tafsir anda. Baca Surat Thaahaa “Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.” (QS Thaahaa [20] 43-44).

      • @Abu Rizal Zulkarnaen,

        mas bagaimana mengimplementasikan berbicara dengan lemah lembut terhadap penguasa yang laliim?

        kedua bagaimana jika jutaaan rakyat tertindas ingin berbicara dengan penguasa yang bengis? bukankah demo damai adalah sarana yang paling tepat?

        lalu bagaimana dengan hadis2 lain yang menyuruh kita menentang penguasa yang “jair”/dolim/bengis?

        Mufti Saudi itu tidak ngerti politik tapi bicara politik…. nggak heran mas kalo para penguasa bengis dan dolim seperti di arab saudi dan hidup tenang terus-terusan menindas rakyat wong ulamanya model begitu semua?
        pernahkah ulama saudi yang wahabi/salafy itu pernah menasehati rajanya agar berbuat baik, tidak mendolimi rakyatnya yang ditindas aspirasi politiknya? bisa2 ulamanya akan dipenjara bawa tanah kalo berani menyampaikan kalimatulhaq.!

        ulama bayaran yang menjadi kaki tangan penguasa dolim agar tuntutan keadilan oleh rakyat mesir tidak merembet ke arab saudi dan negeri2 arab lainnya.

      • Sungguh menyedihkan cara memahami agama seperti Abu Rizal ini, mosok orang yg berjuang menegakkan “nahi mungkar” dibilang haram ?? Terlalu dalam rupanya “virus wahabi” menghujam di dada anda.

        Apakah mata hati anda telah dibutakan dengan fatwa2 pesanan model wahabi yg jelas2 sangat kental dgn muatan politisnya ?? Ingat islam tidak akan pernah lepas dari politik, jadi memang sebaiknya umat islam tidak buta politik sehingga tidak mudah pula dibodoh-bodohi oleh fatwa2 konyol seperti di atas.

  2. @Abu
    Mas anda kan pengikut salaf kan? bukankah menurut anda kita dianjurkan menteladani kaum salaf?
    kalau demo haram kata anda lalu bagaimana dengan memerangi pemerintah?

    Ali Bin Abi Thalib ra adalah salah satu dari khalifa arrasyidin… Ali ra bukan hanya di demo sama pembangkang Muawiyah tapi diperangi…
    jadi kalo hukumnya demo saja haram lalu bagaimana dengan muawiyah memerangi pemerintahan Ali bin abi Thalib ra?

    kalo Ali bin abi thalib yang adil saja boleh diperangi menurut muawiyah lalu bagaimana dengan Rezim Husni Mubarak yg jelas2 antek zionis musuh islam itu dan yang berbuat sewenang-wenang menangkap dan membunuh rakyatnya yang tak berdosa, mendolim dan merampok uang rakyat dan segala kejahatan yg lain…?
    kalo umat Islam seperti anda maka kedoliman dan kefasadan penguasa2 dolim akan jaya.. dan zionis israel tetap menjajah palestina dan bahkan negara2 arab dan islam lainnya akan dijajah..

    mungkin mufti saudi akan berfatwa lain jika saudi telah diduduki zionis…. tentunya fatwanya bakal beda dengan fatwa konyol Syekh Al Albani yang menyuruh bangsa palestina keluar dari negerinya karena sudah dikuasai penjajah…
    saya harap anda membaca berbagai macam pendapat ulama… islam bukan hanya salafy!

  3. Itulah pemahaman wahabi salafy…
    Sebenarnya kalau mau jujur agama wahabi itu agama ciptaan penguasa penguasa zholim untuk melegitimasi kezholimannya dengan menggunakan dalih alquran Dan hadist yang diartikan seenak perut sang penguasa.

  4. yang saya pahami dari tulisan di atas adalah, bahwa penulis sudah langsung menghina pemimpin muslim dan ulama di arab, padahal dia seorang muslim dan ilmu agama yang penulis kuasai blum tentu menyamai ilmu agama dari ulama tersebut.
    alangkah jelek kalau kita langusng menuduh orang padahal blum tentu apa yang difatwakan itu jelek.
    apakah anda sudah mencoba menelaah pengalamn di negri indonesia, demo tahun 1998, apakah sudh dirasakan manfaatnya oleh rakyat indonesia?
    silakan anda tanya kepada orang2 kecil yang jauh disekitar anda dan bahkan jauh dari kota, jangan hanya dilingkungan anda sendiri.
    jawabannya saya yakin, bahwa blum ada

  5. @agung

    ha…ha…ha.. mas agung sewot liat mufti besarnya keliatan idiot..!

    inilah idiotnya mufti salafy/wahabi saudi itu… benAli mantan presiden tunisia yang anti Islam yang melarang orang solat jum’ah kecuali dengan izin yan sulit… dan lain2 peraturannya yg anti islam malah mendapat perlindungan di negeri Islam ala wahabi itu.. dan mayoritas rakyat tunisia yang menentang kedoliman dan rezimnya yang anti Islam malah dituduh syekh idiot ini sebagai musuh2 islam tidak cukup rakyat tunisia rakyat mesir pun dituduh juga sebagai musuh2 islam…
    kasihan deh syekh idiot ini…!

    • @agung

      ha…ha…ha.. mas agung sewot liat mufti besarnya keliatan idiot..!

      inilah idiotnya mufti salafy/wahabi saudi itu… benAli mantan presiden tunisia yang anti Islam yang melarang orang solat jum’ah kecuali dengan izin yan sulit… dan lain2 peraturannya yg anti islam malah mendapat perlindungan di negeri Islam ala wahabi itu.. dan mayoritas rakyat tunisia yang menentang kedoliman dan rezimnya yang anti Islam malah dituduh syekh idiot ini sebagai musuh2 islam tidak cukup rakyat tunisia rakyat mesir pun dituduh juga sebagai musuh2 islam…
      kasihan deh syekh idiot ini…!

      • ………..”Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertaqwa dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun . (QS. 4:77)

  6. janganlah begitu…. berkata kasar terhadap orang yg kita tidak tahu apakah ia seorang yg taqwa/tdak seandainya ia seorang yg taqwa pada Allah maka hati2 lah….Rasululloh tdk pernah mengajar kan kita utk berdemo, …. smoga Allah mengampuni dosa kita sebagai orang mukmin amin

    • @pitung betawi

      Iya mas ya -Rasululloh tdk pernah mengajar kan kita utk:

      * mendirikan kerajaan seperti Raja Saudi yang di dukung sama muthowek/mufti2 bayaran itu… bukankah mereka harus mencontoh seperti pemerintahan khalifa abubakar atau umar

      Rasululloh juga tdk pernah mengajar kan kita utk:

      *membantai rakyat sipil tak berdosa yang unjuk rasa dengan damai

      Rasululloh juga tdk pernah mengajar kan kita utk:

      *menjadikan orang kafir (amerika dan zionis) sebagai pelindung dan pemimpin kita seperti Raja Abdullah dari Saudi yang menjadikan Amerika sebagai pelindungnya dan ia sebagai jongosnya

      dan…dan… dan lainnya yang seharusnya muthowek dan mufti bayaran saudi itu menentangnya

      • Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. (QS. 21:35)

      • Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu ; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. (QS. 7:34)

  7. “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu”.(At-Tahrim : 6)

    Allah bertanya: “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi” (QS. 23:112)

    Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui 1028”. (QS. 23:114)

    Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS. 23:115)

    • # Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfa’at bagi orang-orang yang beriman. (QS. 51:55)

      # Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. (QS. 51:56

      Sesungguhnya sebaik-baiknya ucapan adalah Kitab Allah dan sebaik-baiknya petunjuk adalah petunjuk Muhammad shalallahu ‘alahi wasallam dan seburuk-buruknya perkara yang diada-adakan dan setiap bid’ah adalah sesat” [HR Muslim no. 2042, Ibnu Majah No. 47]

      • أَمْ نَجْعَلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَالْمُفْسِدِينَ فِي الْأَرْضِ أَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِينَ كَالْفُجَّارِ

        Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi? Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang berbuat ma’siat? (Q. S. Saad [38]: 28)

        وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَن ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطاً

        . ……Dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.( Q. S. Al Kahf [18]: 28)

        وَلَا تُطِيعُوا أَمْرَ الْمُسْرِفِينَ
        الَّذِينَ يُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ

        dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas,
        yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan”.
        (Q. S.Ash-Shu’ara [26] : 151-152)

  8. semua pendapat antum benar….

  9. Hargailah pendapat ulama, sebab ulama itu tdk dikatakan ulama jika dia berbicara tidak dgn ilmu dan tdk memiliki rasa takut kpd Allah swt, Umat islam yg benar Aqidahnya jika ia lebih mendahulukan perkataan Allah swt (Al Qur’an) & petunjuk Rasulullah saw. dari pada pendapat manusia biasa, bukan berarti pendapat Ulama kita abaikan, sebab Ulama pewaris para Nabi.

    • @ I love Islam

      betul apa yg anda katakan kawan… tapi ulama itu ada 2 macam… ulama rabbani dan ulama su’,… ulama su’ itu ulama yang menjual fatwa kepada umara’, dan mendukung kedholiman umara… tidak ber-amar ma’ruf nahi munkar

  10. “Siapa saja yang menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, Allah memperjalankannya di atas salah satu jalan surga. Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayap mereka karena ridha kepada penuntut ilmu. Sesungguhnya seorang alim itu dimintakan ampunan oleh makhluk yang ada di langit dan di bumi hingga ikan yang ada di dasar lautan. Sesungguhnya keutamaan seorang alim atas seorang abid (ahli ibadah) seperti keutamaan bulan purnama atas seluruh bintang-bintang. Sesungguhnya ulama itu adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, melainkan mewariskan ilmu. Karena itu, siapa saja yang mengambilnya, ia telah mengambil bagian yang besar.” (HR Abu Dawud, Ibn Majah, at-Tirmidzi, Ahmad, ad-Darimi, al-Hakim, al-Baihaqi dan Ibn Hibban).

  11. ana stuju dgan pndapat mas pitung,,bahwa hukum berdemo adalah haram mirip kaum khowarij di jaman ali bin abi tholib.dan ana sepaham dengan para ulama’ yang berpegang pada qur’an dan hadist dgan pamahaman para salafiyyin,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: