Mesir Ribut, Masyarakat Arab Lelah Atas Rezim Diktator,

Mesir Ribut, Masyarakat Arab Lelah Atas Rezim Diktator,

SUMBER: Irb

Polisi Mesir menyerang ribuan pengunjuk rasa di Kairo yang menuntut reformasi politik dan ekonomi. Sejumlah demonstran dan beberapa wartawan ditahan aparat. Berbagai laporan menyebutkan bahwa aparat mulai menembakkan peluru untuk membubarkan massa.

Dua demonstran tewas dalam bentrokan sengit dengan aparat keamanan di kota Suez kemarin (25/1) dan seorang polisi juga tewas dalam aksi unjuk rasa di Kairo pada hari yang sama. Para demonstran terus melanjutkan aksi mereka hingga petang hari di Bundaran Tahrir dan bahkan bertekad untuk melanjutkannya hingga fajar.

Situs Ikhwanul Muslimin Ikhanweb.com menyatakan bahwa terjadi bentrokan sengit antara pasukan keamanan dan pengunjuk rasa di Bundaran Tahrir. Beberapa kendaraan dibakar.

Para demonstran menyatakan bahwa kini adalah hari pemberontakan melawan penyiksaan, kemiskinan, korupsi, dan pengangguran. Banyak orang berkumpul di luar gedung Mahkamah Agung dan parlemen negara ini menyerukan diakhirinya kekuasaan tiga dekade Presiden Hosni Mubarak.


Dalam selebaran yang dibagi-bagikan kepada para peserta demo, dicantumkan empat tuntutan yaitu: (1) pengunduran diri Mubarak, (2) pengunduran diri kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri Ahmed Mohamed Mahmoud Nazef; (3) pembubaran parlemen dan penjadwalan ulang pemilu; (4) dan pembentukan pemerintahan baru pilihan rakyat.

Polisi menembakkan gas air mata dan menyemprotkan air untuk membubarkan massa. Aksi tersebut mencederai beberapa orang. Lebih dari 30.000 personil polisi dikerahkan untuk mencegah para demonstran.

Demonstrasi massif serupa juga digelar di Iskandariyah dan kota-kota besar lainnya.

Kamal El Helbawy, mantan juru bicara Ikhwanul Muslimin, mengatakan kepada Press TV bahwa demonstrasi kemarin (Selasa, 25/1) merupakan yang terbesar dan paling signifikan dalam sejarah Mesir.

Mantan duta besar Liga Arab untuk PBB, Clovis Maksoud menyatakan bahwa revolusi yang di Tunisia telah menginspirasi masyarakat di negara-negara Arab yang lelah atas rezim diktator.

Mesir memiliki banyak masalah sosial dan politik yang sama seperti Tunisia, termasuk di antaranya harga pangan, tingkat pengangguran yang tinggi, dan korupsi.

____________

FOTO-FOTO DEMO RAKYAT MESIR MENENTANG REZIM DIKTATOR HUSNI MUBAROK

FOTO-FOTO DIAMBIL DARI: http://www.tadamon.ca/post/2334

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: