Ahli nuklir Iran: Saya diculik dan disuap

Ahli nuklir Iran: Saya diculik dan disuap

Sumber : Harian Terbit

TEHERAN – Akhirnya saintis nuklir Iran Shahram Amiri yang hilang saat menunaikan ibadah haji di Mekkah satu tahun lalu, kembali ke Teheran pada Rabu (14/7). Kepada media pemerintah, Amiri menegaskan ia diculik agen intel AS, CIA yang bahkan mencoba menyuapnya untuk mengeluarkan pernyataan bahwa dirinya menentang pemerintah Iran.

Kemunculan dirinya ini menjawab pertanyaan atau teka-teki selama ini tentang kemungkinan dirinya diculik AS atau memang ingin membangkang dari negeri kelahirannya. Para pejabat CIA bersikeras tidak menculik Amiri dan menyarankan kembali ke rumahnya karena ia telah kehilangan atau mengkhawatirkan keluarganya. Kasus ini masih misterius. Saintis ini mengetahui banyak soal program nuklir kontroversial Iran sehingga menjadi incaran banyak pihak termasuk AS

Juga belum jelas tentang kemungkinan pria berusia 32 ini dapat menghadapi hukuman atau sanksi di tanah airnya setelah Departemen Luar Negeri AS menyatakan ia datang ke AS atas keinginannya sndiri dan sudah kontak dengan pemrintah Washington. Kemarin, media pemerintah Iran menilai Amiri korban penculikan CIA dan para politikus Teheran menyatakan kemenangan atas AS yang dianggap sbagai ngara teroris. Tapi setidaknya, Amiri kini sudah selamat dan kembali ke Iran.

Amiri menghilang di Arab Saudi saat ia sedang menjalankan ibadah haji pada Juni 2009 yang memicu spekulasi ia membelot dari Iran dan akan membocorkan rahasia-rahasia nuklir Teheran. AS dan sekutu-sekutunya menuding Tehrean berupaya menghasilkan senjata nuklir. Ini klaim yang ditentang keras Iran dan bersikeras programnya untuk tujuan damai.

Kasus ini mencuat ketika televisi Iran menayangkan sebuah video yang memperlihatkan sosok Amiri di sebuah warnet di Tucson, Arizona (AS). Video itu memicu klaim intel Iran bahwa tim-tim penculik dan teror AS-Arab Saudi telah menculiknya. Amiri sendiri pernah mengungkapkan kebahagiannya menimba ilmu di negeri adidaya tersebut untuk mengejar gelar doktor. Tapi dalam kesempatan lain, saintis ini mengatakan ia kabur dari agen-agen intel AS di Virginia dan dalam video kedua menunjukkan sebuah kebohongan fatal bahwa Amerika telah membiarkannya ke luar dari negara itu.

Para pejabat AS tak pernah mengakui bahwa Amiri berada di Amerika hingga Selasa, beberapa jam setelah orang penting di dunia sains ini mencari perlindungan di Kedubes Pakistan di Washington. Lewat kedubes itu ia menyatakan keinginannya pulang ke Iran. Menlu AS Hillary Rodham Clinton bersikeras Amiri berada di AS atas keinginannya sendiri dan bebas pergi ke mana saja. (yahoo/puri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: