Hariri Dukung Hizbullah dan Iran, AS Kecewa

Hariri Dukung Hizbullah dan Iran, AS Kecewa

Sumber: Irib

Koran al-Akhbar cetakan Lebanon menulis, Amerika Serikat (AS) saat ini merasa tidak perlu mengundang Saad Hariri, perdana menteri Lebanon untuk bertandang ke Washington. Hal ini disebabkan menurut pandangan Gedung Putih, Hariri tidak dapat menjanjikan apapun kepada mereka.

Menurut laporan Kantor Berita Fars, Koran al-Akhbar dalam sebuah makalahnya tulisan Ibrahim al-Amin mengkonfirmasikan, AS kecewa atas sikap Lebanon yang tidak mendukung upaya penjatuhan sanksi terhadap Republik Islam Iran, padahal Beirut bulan depan akan menjabat ketua periodik Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“AS saat ini merasa tidak perlu mengundang Saad Hariri untuk bertandang ke Washington karena ia tidak dapat membela kepentingan Washington, bahkan transformasi terbaru membuat nilai Hariri di mata Gedung Putih menurun drastis,” demikian menurut al-Akhbar.

Menyusul proganda Rezim Zionis Israel terkait pengiriman rudal scud oleh Suriah ke Lebanon, Hariri menolak tegas klaim Tel Aviv dan menyamakannya dengan klaim palsu AS terkait senjata pembunuh massal di Irak.

Menurut al-Amin, AS tengah bersiap-siap merilis resolui anti-Iran pada bulan depan di DK-PBB di mana Lebanon akan menjadi ketua periodik di dewan ini. Sementara itu, Presiden AS, Barack Obama berupaya mengumpulkan suara untuk mendukung usahanya tersebut dan meminta wakilnya di dewan ini untuk meraih 15 suara mendukung, namun Beirut dipastikan tidak akan mendukung Washington dan sekutunya.

Al-Amin menegaskan, Hariri tidak akan pernah setuju untuk mendukung penjatuhan sanksi baru terhadap Iran. Saat ini Hariri malah tengah bersiap-siap melakukan kunjungan ke Iran.

Penulis artikel di Koran al-Akhbar ini menandaskan, Wakil Lebanon di PBB, Nawaf Salam yang sebelumnya telah tiba di Beirut mendapat perintah bahwa Lebanon menolak sanksi terhadap Iran. Jika kondisinya seperti ini maka lawatan Hariri ke Washington tidak bermakna lagi.

Satu Tanggapan

  1. hohoho…, bukankah tiap negara bebas menentukan pilihan?
    ih ih ih, amrik kurang kerjaan😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: