Sejak Pendudukan Irak 140 Wartawan Terbunuh dan 16 Wartawan Dibunuh Pasukan Amerika

Pentagon Diminta Usut Kematian Wartawan di Irak

SUMBER: Tempo Interaktif

TEMPO Interaktif, New York – Komite Perlindungan Jurnalis (KPJ) yang berkantor pusat di New York kemarin mendesak Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menyelidiki kematian para wartawan di Irak di tangan pasukan Amerika.

Dalam suratnya kepada Menteri Pertahanan Amerika Robert Gates, Direktur Eksekutif CPJ Joel Simon mengatakan 16 wartawan dan tiga asisten media dibunuh oleh serdadu Amerika sejak negara adi daya itu menginvasi Irak tujuh tahun lalu.

Simon menyerukan pengusutan yang menyeluruh, jujur, dan terbuka terhadap semua kasus itu. “Investigasi itu akan menguntungkan militer dan media dan dalam jangka panjang bisa menjadi pelajaran yang masuk dalam salah satu jenis pelatihan bagi tentara,” katanya.

Meski begitu ia mengakui pihaknya tidak memiliki bukti apakah serdadu Amerika sengaja menyasar para wartawan. Yang pasti, hasil riset lembaganya menunjukan tidak ada keseriusan mengusut kasus terbunuhnya jurnalis dan bahkan ada upaya menutup-nutupi.

Secara keseluruhan, jumlah wartawan yang terbunuh di Negeri Dua Sungai itu sejak pasukan Amerika datang pada 2003 mencapai 140 orang. Para wartawan perang itu paling banyak meninggal pada 2006 dan 2007, yakni masing-masing 32 orang.

Washington Post/Faisal Assegaf

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: