Kalah Voting, Demokrat Salah Strategi

Kalah Voting, Demokrat Salah Strategi

SUMBER: Inilah Com

INILAH.COM, Jakarta – Dari dua kali voting dalam Sidang Paripurna DPR, Partai Demokrat dan kubunya kalah. Demokrat dinilai telah menggunakan strategi politik yang salah.

Menurut Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi, kalahnya Demokrat dalam voting di DPR soal kesimpulan dan rekomendasi Pansus Century merupakan suatau yang wajar. Sebab, jam terbang kader-kader Partai Demokrat dalam melakukan komunikasi dan lobi-lobi politik masih kalah dibanding dengan kader dan tokoh Golkar atau PKS.

“Elite Partai Demokrat kan banyak wajah baru yang masih lugu dalam dunia politik. Ini berbeda dengan elite di Golkar dan PKS yang sudah lihai melakukan manuver politik,” katanya kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (4/3).

Ia menilai, Demokrat telah salah strategi saat menarik Golkar dan PKS agar seiring dan sejalan dengan koalisi.

“Ada kesalahan strategi yang dilakukan kubu Partai Demokrat karena mereka terlalu berupaya mengekspose politik menekan dengan membuka aib lawan-lawan politiknya,” ujarnya.

Menurut Burhan, tekanan-tekanan yang dimunculkan seperti membuka kasus pengemplang pajak serta kasus letter of credit (L/C) yang diduga fiktif, justru membuat solid kelompok-kelompok di tubuh Partai Golkar dan PKS yang tadinya terpecah.

Seharusnya, katanya, Demokrat menggunakan cara-cara yang lunak yang dapat menarik simpati kelompok-kelompok di Golkar dan PKS agar mau mendukung kebijakan menyangkut pengucuran dana talangan (bailout) senilai Rp 6,7 triliun kepada Bank Century. [mut]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: