Bambang Soesatyo siap melawan Mulyani

Bambang Soesatyo siap melawan Mulyani

SUMBER: Harian Terbit

Tanggal : 12 Dec 2009
Sumber : Harian Terbit

JAKARTA – Anggota Pansus Bank Century Bambang Soesatyo siap untuk menghadapi tuntutan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani. “Saya siap dan tidak takut dengan tuntutan Sri Mulyani,” kata Bambang dihubungi Harian Terbit, Sabtu pagi (12/12).

Bahkan Bambang berjanji akan membuka rekaman pembicaraan antara Sri Mulyani dengan pemilik Bank Century, Robert Tantular terkait rapat tertutup Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada sidang Pansus Century di DPR. Juga akan membuka kepada publik.
“Pansus memiliki bukti rekaman itu, jadi saya tidak takut kalau ada tuntutan. Apalagi sebagai anggota Pansus Century yang bekerja berdasarkan undang-undang, saya dilindungi undang-undang akan siap menerima tuntutan balik tersebut. Kita bekerja tak main-main, artinya sangat serius untuk mengungkap kasus Bank Century,” kata Bambang.

Menurutnya, sebagai warga negara Sri Mulyani boleh-boleh saja menuntut karena itu haknya. Pihaknya mempunyai bukti berupa rekaman dan transkrip rapat konsultasi KSSK tanggal 21 November 2008.

Bambang mengatakan, Pansus Century tidak akan mengecewakan berbagai kalangan aktivis dan masyarakat untuk membuka rekaman itu. Cuma waktunya saat ini belum tepat. “Apalagi Menteri Keuangan Sri Mulyani saat ini merasa difitnah. Silahkan saja, apa maunya. Yang jelas kita sudah siap,” tuturnya bersemangat.

Bambang menyatakan, selanjutnya ingin mengetahui tuntutan dari Sri Mulyani seperti apa. “Kita tunggu saja aksi-aksi dari Menteri Keuangan tersebut selanjutnya”

Seperti diketahui, Departemen Keuangan (Depkeu) akan menuntut anggota Pansus Bank Century Bambang Soesatyo terkait pernyataannya soal adanya rekaman percakapan antara Menkeu Sri Mulyani dengan Robert Tantular. Depkeu menilai Bambang telah melakukan fitnah dan mencemarkan nama baik Sri Mulyani.

Menurut Bambang, dirinya tetap yakin rekaman yang ditemukannya merupakan indikasi adanya penyimpangan yang dilakukan dalam pengucuran dana bailout sebesar Rp 6,7 trilliun. Ia juga masih beranggapan percakapan tersebut adalah suara Sri Mulyani dengan Robert Tantular.

“Kita melaksanakan perintah. Ini bukan soal etis ngga etis. Ini temuan kita sebagai pansus,” tuturnya.

Secara terpisah, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menegaskan dirinya tidak pernah berhubungan dengan Robert Tantular, sebagaimana dituduhkan oleh Bambang Soesatyo, politikus Partai Golkar hari ini di DPR.

Bantahan ini disampaikan secara tidak langsung melalui Kepala Biro Humas Departemen Keuangan, Harry Z Soeratin yang menggelar jumpa pers mendadak malam ini.

“Hal tersebut tidak benar dan menyesatkan. Berita-berita tersebut menjadi fitnah, mencemarkan dan merusak nama Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati,” ujar Harry dalam jumpa pers, Jumat malam (11/12).

Dihubungi terpisah, Ketua Komite Empat Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jhon Pieres mendukung langkah Pansus Angket BanK Century DPR RI mengusut tuntas skandal yang merugikan keuangan negara 6, 7 triliun lebih. “Kami dari DPD sepakat menukung hak angket DPR agar persoalan Bank Century menjadi jelas dan rakyat tidak dirugikan,” kata Jhon Pieres.

Dia juga berharap DPD tidak masuk angin seperti, apa yang dikhawatirkan banyak orang. Kekhawatiran itu, katanya cukup berdasar soalnya dari beberapa kali Pansus DPR tidak jelas juntrunganya, terkahir seperti kasus soal angket BBM.

“Sampai saat ini kita tidak mengetahui apa kerja dan apa pula yang dihasilkan Pansus angket BBM. Kita saja tidak tahu apa lagi rakyat,” kata dia.

Dari sekian pansus hanya soal Buloget yang jelas jelas hasil kerjanya. Di sini kami bukan bermasud ingin target tertentu, seperti ada pejabat yang harus tutun, tapi mengklirkan semua persoalan. Kalau nantinya ada pejabat yang bersalah sebagai negara hukum tentu harus diadili.

“Jadi tidak ada yang kami tembak kecuali menyelesaikan persoalan,” kata dia. (akhir)

Satu Tanggapan

  1. Pasca terbentuk dan aktifnya Pansus Century di DPR beberapa lalu, kini mulai memperlihatkan hasilnya. Yang terbaru adalah ditemukannya rekaman yang disinyalir merupakan suara Sri Mulyani dan Robert Tantular.
    Mudah-mudahan saja ini adalah awal dari titik terang pengungkapan kasus yang telah banyak merugikan negara. Semoga kasus ini bisa cepat tuntas dan diketahui siapa pihak yang sebenarnya harus bertanggung jawab.
    Cara Membuat Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: